Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali Dukung GEMARIKAN 2025 di Bangli

Bangli, 20 Juni 2025 – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali melalui Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan hadir dalam kegiatan puncak Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) yang diselenggarakan di SMP Negeri 6 Kintamani, Desa Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30 WITA ini merupakan bagian dari upaya lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan, khususnya dalam mendukung perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting. Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli, jajaran Forkopimda, OPD terkait, organisasi perempuan, unsur TNI-Polri, serta ratusan pelajar dari SMP Negeri 6 Kintamani.

Mewakili Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan menyampaikan bahwa GEMARIKAN merupakan program strategis nasional yang bertujuan untuk mendorong masyarakat agar rutin mengonsumsi ikan sebagai sumber protein berkualitas. “Melalui kegiatan ini, kami berharap konsumsi ikan di masyarakat—khususnya anak-anak usia sekolah—dapat meningkat. Ikan lokal mudah diakses, kaya akan gizi, dan sangat mendukung pertumbuhan serta kecerdasan anak,” ujarnya.

Dalam konteks Provinsi Bali, GEMARIKAN menjadi salah satu program prioritas yang terus dikampanyekan, mengingat masih rendahnya angka konsumsi ikan di beberapa wilayah, terutama daerah pegunungan seperti Bangli. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali secara aktif bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat edukasi konsumsi ikan dan memperluas jangkauan produk olahan ikan lokal.

GEMARIKAN sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan, sebuah inisiatif pemerintah untuk mengedukasi masyarakat bahwa ikan adalah sumber gizi penting yang seharusnya menjadi bagian dari menu harian keluarga. Program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan, menurunkan angka stunting, serta membuka peluang usaha baru melalui pengolahan hasil perikanan.

Kegiatan di Bangli turut diisi dengan penyuluhan gizi seimbang, pemaparan manfaat omega-3 dan protein ikan, serta ajakan kepada keluarga untuk menjadikan ikan sebagai pilihan utama dalam menu sehari-hari. Para peserta, terutama pelajar, terlihat antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas edukatif dan menarik.

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali berharap melalui kegiatan seperti ini, masyarakat semakin sadar akan manfaat ikan, tidak hanya bagi kesehatan, tetapi juga bagi keberlanjutan ekonomi sektor perikanan lokal di Bali.

Skip to content