Perluasan Safari Gemarikan untuk Percepatan Penurunan Stunting dan Gizi Buruk di Kabupaten Tabanan

Dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting dan Gizi Buruk  berbagai upaya dilakukan pemerintah diantaranya melalui kegiatan perluasan Safari Gemarikan  oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan  bekerjasama dengan Komosi IV DPR RI.

Kegiatan Perluasan Safari Gemarikan Tahun  2022 di Provinsi Bali  dilaksanakan di Kabupaten Tabanan pada Hari Sabtu, tanggal 2 April 2022  dengan sasaran kelompok remaja, calon pengantin, anak berusia 0-59 bulan, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui.

Kegiatan Perluasan Safari Gemarikan di Kabupaten Tabanan  dilaksanakan di Desa Yeh Gangga, Kecamatan Tabanan, dihadiri oleh anggota DPR RI  dari Komisi IV, Drs. I Made Urip, M.Si., Direktur Logistik Dirjen PDSPKP oleh Innes Rahmania, A.PI, S.Sos, MM, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ir. I Made Sudarsana, M.Si, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tabanan, I Made Yudiana ST, MT., serta Kepala Desa Yeh Gangga.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Ir. I Made Sudarsana, M.Si  menyambut baik dan sangat mengapresiasi  kegiatan ini dilaksanakan di di Provinsi Bali, karena  hal ini sejalan dengan  Visi “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI” Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru serta misi yang diampu oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali yaitu memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang, dan papan dalam jumlah dan kualitas yang memadai bagi kehidupan Krama Bali, dan mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Melalui Gemarikan akan terbangun kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan. Apabila anak-anak kita gemar makan ikan, diharapkan generasi ke depan akan menjadi pemimpin yang cerdas, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi tantangan.” kata I Made Sudarsana.

I Made Sudarsana  juga menyampaikan  Tingkat konsumsi ikan di Provinsi Bali tahun 2021 baru mencapai sebesar 44.81 kg/Kapita/tahun masih jauh dibawah tingkat konsumsi ikan nasional yaitu sebesar 55,37 Kg/Kapita/Tahun, sehingga dengan kegiatan ini diharapkan konsumsi ikan di Provinsi Bali meningkat.

Untuk itu diharapkan kegiatan Perluasaan Safari Gemarikan ini tidak dilaksanakan di Kabupaten Tabanan saja, juga dapat dilaksanakan di  semua Kabupaten/Kota di Bali. Dengan  melaksanakan Gerakan ini secara terencana dan berbasis data diharapkan ikan menjadi menu utama dalam rumah tangga sehingga terjadi peningkatan tingkat konsumsi ikan masyarakat. Dengan mengkonsumsi ikan lebih tinggi, tingkat stunting pun akan lebih menurun.” imbuhnya.

Kepala Dinas Kabupaten Tabanan I Made Yudiana ST, MT juga menjelaskan bahwa ikan sangat bermanfaat untuk manusia terutama anak-anak, sehingga masyarakat perlu didorong untuk gemar makan ikan.

Menurutnya, Ikan sebagai salah satu sumber protein hewani merupakan jawaban yang tepat dalam penyediaan gizi yang sehat, serta halal dan baik terhadap keluarga. dari dahulu hingga sekarang ahli gizi tidak bosan-bosannya mengingatkan kita untuk selalu mengkonsumsi ikan, hal ini perlu dilakukan dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk dalam keluarga.

Disamping itu pula agar generasi penerus bangsa dapat diandalkan di masa yang akan datang, maka bukan saja generasi yang cerdas dan sehat saja yang diperlukan tetapi harus mempunyai mental dan perilaku atau akhlak yang baik, dengan asupan yang sehat dan bergizi serta bermanfaat untuk pertumbuhan fisik dan membentuk kecerdasan anak, imbuhnya.

Sama halnya dengan yang di sampaikan Kepala Dinas Kabupaten Tabanan I Made Yudiana ST, MT, Direktur Logistik Dirjen PDSPKP Innes Rahmania.A.PI, S.Sos, MM juga menyampaikan bahwa, ikan memiliki kandungan omega 3 yang dapat meningkatkan kecerdasan, serta mampu memenuhi kebutuhan gizi anak selama 1.000 hari pertama kehidupan, termasuk bagi ibu pada periode persiapan kehamilan atau masa kehamilan hingga memberikan asi.

“Kita harus ajak anak-anak untuk lebih banyak mengkonsumsi ikan, agar anak lebih tumbuh sehat dan cerdas.” kata Innes

 “Kami harap produk-produk yang kami berikan dapat menginspirasi seluruh masyarakat, untuk dapat mengolah ikan menjadi bentuk lain sehingga memberi nilai tambah serta menciptakan peluang usaha untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.” harap Innes.

 I Made Urip mengatakan, gemarikan ini di laksanakan dengan tujuan memberikan asupan terutama kepada  anak-anak yang mengalami stunting yang kekurangan gizi dan dalam meningkatkan kecerdasan anak-anak karena ikan memiliki protein dan gizi yang luar  biasa. Juga bertujuan membangkitkan UMKM agar mampu mengolah dan memasarkan hasil ikannya dengan kualitas yang baik dengan bahan baku potensi lokalnya.

Pada kegiatan tersebut diberikan bantuan makanan berupa paket gemarikan kepada peserta berupa   olahan ikan dan ikan segar dengan jumlah paket sebanyak 500 paket, dan kegiatan yang sama juga telah dilaksanakan di Kabupaten Gianyar, di Pusat Pemerintahan Kecamatan Payangan, Jumat, 1 April 2022. (adm)