KOORDINASI RESTORASI KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN NUSA PENIDA

Koordinasi terkait restorasi karang di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida dilaksanakan pada Selasa, 20 April 2021 di Kantor Pengelola Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Koordinasi dilakukan bersama dengan kelompok, LSM dan dive centre yang melakukan restorasi karang di KKP Nusa Penida diantaranya Coral Triangle Centre (CTC), Kelompok Nuansa Pulau, Blue Corner Dive, Indo Ocean Project, Reeflex Divers Penida, Bali Hai Cruises, Quicksilver Cruise dan Ocean Gardener. Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. I Nengah Bagus Sugiarta selaku Kepala UPTD. Kawasan Konservasi Perairan Provinsi Bali. Setiap peserta mempresentasikan kegiatan restorasi karang yang telah dilakukan di perairan Nusa Penida. Media tanam pada restorasi karang rata-rata menggunakan Spider/ Reef Star tergantung pada kondisi dasar perairan, beberapa ada yang menggunakan media meja dan tali (karang diselipkan ditali seperti membudidayakan rumput laut). Media tanam dengan tali ini hanya dapat dilakukan pada kondisi dasar laut yang landai. Sumber bibit karang dari patahan karang disekitar lokasi penanaman yang rusak akibat gelombang laut. Kepala UPTD KKP Bali menghimbau kepada semua kelompok untuk melaporkan secara rutin kegiatan restorasi karang setiap 6 bulan sekali atau paling lambat di akhir tahun. Laporan tersebut  minimal berisi total luasan yang telah direhabilitasi, jenis karang, media, tingkat keberhasilan, estimasi kerusakan karang, dan rencana restorasi karang kedepannya.

Gambar 1. Kegiatan Presentasi oleh Organisasi Terkait Restorasi Karang

Restorasi karang yang selama ini telah dilakukan oleh kelompok-kelompok tersebut di KKP Nusa Penida berjalan dengan baik. Karang yang ditanam tumbuh dengan cepat dikarenakan wilayah periairan Nusa Penida memiliki arus yang membuat adanya pergantian air setiap saat. Kegiatan restorasi karang ini dilakukan sebagai bentuk CSR dan kepedulian terhadap lingkungan perairan laut Nusa Penida dimana laut adalah sumber penghidupan masyarakat Nusa Penida sehingga perlu dijaga kelestariannya (sci).

Gambar 2. Peserta Koordinasi Restorasi Karang